kemajuan teknologi digital serta
ketergantungan masyarakan terhadap transportasi baik transportasi darat, laut ,
maupun udara mendorong pihak-pihak tertentu untuk membuat sebuah terobosan
masakini dalam perkembangan transportasi.

            Di
era digital ini, minat masyarakat terhadap penggunaan teknologi internet
meningkat dengan pesat. Kehadiran Internet saat ini membuat segala hal yang
dilakukan terasa lebih mudah. Diantaranya telah hadir transportasi berbasis
aplikasi online dengan memanfaatkan kemajuan teknologi
yaitu internet sebagai komponen pembangun transportasi berbasis aplikasi online.
Jenis transportasi online yang sudah berkembang di Indonesia diantaranya
Ojek online dan taksi online. Dengan hadirnya transportasi be

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

rbasis online ini, diharapkan
untuk mempermudah masyarakat. Akan tetapi kehadiran transportasi online
menimbulkan perdebatan pro dan kontra atas pemberian izin keberadaan
transportasi tersebut karena dianggap sebagai penghalang keberlangsungan
transportasi konvensional. Dalam hal ini diperlukan kepastian
perundang-undangan untuk kelangsungan transportasi berbasis online di
masyarakat.

 

Tujuan

Tujuan yang hendak dicapai dari
penulisan artikel ini adalah

1.      
Menjelaskan
perbedaan transportasi online dengan transportasi konvensional.

2.      
Mengetahui
dampak positif dan negatif dari transportas online.

3.      
Mengetahui
solusi yang terbaik terhadap pro dan kontra pemberian izin transportasi online.

 

Pertanyaan

1.      
Apa
yang dimaksud dengan transportasi online?

2.      
Dampak
apa saja yang dapat ditimbulkan bagi lingkungan dan maskyarakat dengan adanya
transportasi online?

3.      
Bagaimana
kondisi perizinan transportasi online di Indonesia?

 

Isi

            Transportasi
online muncul dari adanya perkembangan
teknologi dan kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kelangsungan aktivitas
sehari-hari. Transportasi online merupakan transportasi yang menggunakan
teknologi digital, yang dimana menghubungkan pengendara dan calon penumpang
dengan menggunakan aplikasi yang tersambung dengan jaringan internet. Untuk
mendapatkan transportasi online, calon penumpang dapat memesan
transportasi tersebut melalui  aplikasi
yang terdapat di setiap ponsel pintar saat ini dan tidak membutuhkan waktu yang
lama untuk mendapatkan sebuah transportasi, cukup memberi tahu posisi di mana
calon penumpang akan diangkut. Berbeda dengan transportasi konvensional yang
mengharuskan calon penumpang untuk mencari-cari dan menunggu lebih lama untuk
mendapatkan sebuah transportasi. Jenis transportasi online yang
beroperasi di Indonesia diantaranya ojek, taksi, dan mobil pribadi pengemudi
transportasi online. Sedangkan perusahaan yang sudah menjalankan transportasi online
di Indonesia yaitu GO-Jek, Grab, Uber dan masih banyak lagi, akan tetapi tiga
perusahan tersebut merupakan perusahaan yang sudah terkenal keberadaannya di
tanah air ini.

            Kehadiran
transportasi online di Indonesia menuai kontraversi,
sebagian orang setuju dan sebagian tidak setuju dengan kehadiran transportasi
online di lingkungan masyarakat. Sebagian dari mereka yang setuju dengan
kehadiran transportasi online tentu menerima banyak keuntungan dari
transportasi online tersebut. Akan tetapi sebagian dari mereka banyak yang
merasa dirugikan. Hal-hal yang menjadi keuntungan bagi para pengguna jasa
transportasi online, diantaranya:

–   
harganya
yang terjangkau, berbeda dengan transportasi konvesional yang terkadang mematok
harga secara tidak masuk akal. Sebagai contoh terkadang para pengguna ojek
konvensional harus menawar-nawar harga yang telah ditetapkan oleh pengemudi
ojek konvensional dikarenakan harganya yang mahal jika dibandingkan dengan
menggunakan ojek online.

–   
Keefisienan
waktu tidak diragukan lagi karena penumpang tidak harus mencari-cari dan
menunggu lama untuk mendapatkan sebuah transportasi berbeda dengan transportasi
konvensional yang memakan waktu lebih lama untuk mencari dan menunggu
transportasi konvensional.

–   
Segi
kenyamanan dalam berkendara, transportasi online lebih nyaman
dibandingkan dengan transportasi konvensional dikarenakan penumpang lebih
merasa aman.

 

            Akan
tetapi ada beberapa kekurangan yang ditimbulkan oleh adanya transportasi online, diantaranya:

–   
Jumalah
peningkatan transportasi online yang menjamur di berbagai tempat
menimbulkan kemacetan di tempat-tempat tertentu. Sebagai contoh telah terjadi
kemacetan di tempat-tempat umum seperti di stasiun. Banyak sekali pengemudi
transportasi online yang menunggu penumpang ditambah lagi dengan
transportasi konvensional yang juga mencari para penumpang.

–   
Pengemudi
transportasi online seringkali teralihkan fokusnya kepada ponselnya.
Dikarenakan melihat peta atau posisi penumpang yang akan diangkut membuat para
pengemudi transportasi sibuk melihat ponselnya ketika mereka berkendara. Hal
ini dapat menimbulkan kecelakaan.

–   
Banyaknya
pengguna transportasi konvensional yang beralih ke transportasi online
membuat sebagian pendapatan para pengemudi trasnportasi konvensional menurun.

 

            Akan
tetapi saat ini pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri (PM) Perhubungan
Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan
Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Mengganti PM nomor 26 tahun 2017 dan Sudah
berlaku sejak 1 November 2017. Yang meliputi 9 aturan baru yaitu: argometer
aksi, tarif, wilayah operasi, kuota, jumlah kendaraan, bukti kepemilikan
kendaraan bermotor, domisili tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), sertifikat
registrasi uji tipe (SRUT), dan Peran aplikator.1 Maka dari itu keberadaan izin
beroperasinya transportasi online sudah disetujui oleh pemerintah
meskipun terlihat lebih rumit dan dipersulit.

 

Penutup

            Kehadiran
transportasi online di Indonesia tidak begitu disambut
dengan hangat. Tetapi dengan berkembangnya dan banyaknya pengguna transportasi online
membuat keberadaan transportasi online semakin menjamur dikalangan masyrakat
yang menyebabkan perdebatan dengan trasnportasi konvensional. Akan lebih baik
jika pemerintah lebih jelas dalam membentuk peraturan transportasi baik online
dan konvensional supaya kedua belah pihak mendapat keadilan yang sama.